ABNA24: Boris Johnson dalam percakapan telepon dengan Kepala Otoritas Palestina Mahmoud Abbas Selasa malam mengatakan, London menentang rencana rezim Zionis untuk mencaplok beberapa bagian Tepi Barat yang akan dimasukkan sebagai wilayah pendudukan.
Perdana Menteri Inggris dan kepala Otoritas Palestina dalam percakapan telepon ini terus berkonsultasi tentang masalah ini dan isu lainnya.
Sebelumnya, Johnson mengingatkan Perdana Menteri rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin, (6/7/2020) mengenai konsekuensi penerapan rencana ilegal untuk mencaplok Tepi Barat.
Perwakilan Otoritas Palestina di Inggris memposting pesan di Twitter pada hari Rabu (15/7/2020) yang menyerukan pemboikotan Israel dan pengakuan terhadap negara merdeka Palestina oleh London.(PH)
342/